>
Photobucket

Jumat, 30 September 2011

Prinsip Kerja DVD Player

Cara Kerja DVD Player tak ada bedanya dengan cara kerja CD Player , karena keduanya memiliki komponen optik yang mampu menyorotkan sinar laser berwarna merah ke arah permukaan piringan, atau tepatnya ke permukaan layer dari suatu piringan CD maupun DVD.

DVD player mampu menguraikan (decode) data video MPEG-2 yang diubah menjadi video komposit standar, agar dapat dinikmati pada pesawat televisi, begitu juga dengan proses decoding audionya diterjemahkan oleh prosesor Dolby untuk dikirim menjadi sinyal audio yang berujung di perangkat speaker.

Ada tiga komponen yang sangat mendasar dan paling diperlukan untuk sebuah DVD Player, seperti:




1.Motor penggerak putaran piringan yang berfungsi untuk mengontrol setiap gerakan putar dengan tingkat akurasi yang sangat presisi. Motor ini sangat membantu proses pembacaan trak yang memiliki putaran antara 200 sampai dengan 500 RPM.














2.Sebuah laser dan lensa yang menjadi perangkat utama dalam memfokuskan pembacaan data dari piringan menggunakan penembakan sistem laser , biasanya laser ini sangat kompatibel dengan jenis piringan CD. Kalau CD bekerja pada laser dengan panjang gelombang 780 nanometer, sedangkan untuk DVD pada 635 atau 650 nanometer.










3.Trak mekanik (tracking mechanism) yang merupakan perangkat bantu yang bertugas menggerakkan laser beam mengikuti gerak trak beralur spiral dari setiap piringan. Sistem tracking ini mampu bergerak dengan resolusi tingkat mikron.Didalam DVD Player terdapat komponen berbasis teknologi komputer yang dikemas dalam blok data berbentuk IC (Integrtated Circuit), dimana salah satunya mengarah ke modul DAC (Digital Analog Converter) yang memang berfungsi untuk menangani data audio dan video, atau bahkan langsung menuju ke komponen dengan format digital, seperti data video digital .











Prinsip kerja DVD Player yang paling fundamental terletak pada pemfokusan dari laser ketika melakukan pembacaan pit-pit dijalur trak, karena titik kerjanya harus dapat terfokus pada setiap permukaan bidang pantul. Ini sangat menentukan terutama waktu menjalankan jenis piringan DVD yang memiliki double-layer , karena dalam satu muka terdapat dua lapis reflektor yang masing-masing memiliki jarak yang berbeda, sehingga titik fokusnya juga tidak sama. Untuk lapis pertama dibuat sebagai bidang reflektif semi-transparan, dimana laser juga harus mampu menembusnya ketika membaca data pada layer inti yang berada di lapis kedua.Setiap sorotan laser akan langsung mengenai lapisan pemantul bahan polycarbonate dari piringan DVD , kemudian dipantulkan kembali ke komponen opto-electronic yang bertugas mendeteksi setiap perubahan cahaya yang dipantulkan. Jadi dari opto-electronic tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kode-kode binary yang biasa disebut bit.

Jumat, 05 Agustus 2011

Memperbaiki DVD Player

Saya akan membagikan sedikit ilmu dan pengalaman yang selama ini saya alami dan saya pakai untuk sekedar menolong temen atau saudara dan tetangga tanpa saya memungut uang sepeser pun dari mereka,kecuali 1 cangkir kopi,segelas teh manis.ini ada beberapa langkah yg harus kita jalankan :

  1. Voltase listrik di bawah ketentuan yng tertera di belakang body DVD Antara 180— 240v.kalau ini terjadi kita perlu yg namanya STABILIZER.hrg stabilizer dari hrg Rp.25.000-Rp.200.000.
  2. Optical(mata kucing) lemah,berarti kita perlu menggantinya,optical untuk DVD antara Rp.35.000-Rp.80.000, (blm termasuk ongkos pasang/service.saya rekomendasikan kalau mengganti optic di tungguin,karena tidak terlalu lama untuk menggatinya,sekitar 15 menit,termasuk bongkar dan pasang
  3. Di karenakan Debu,kalau ini terjadi kita harus membongkar tutupnya dan kita harus memakai yang namanya CUTTON BUDs(korek kuping)tidak di perkenankan memakai cairan kimia dan detergent dengan cara sisi cotton buds ada 2 sisi,sisi yg satu kita basahi dengan memakai air/alcohol kalu tidak ada keduanya kita memakai (ma`af ini seperti pengalaman saya) pakai air ludah,ujung cotton buds kita oleskan di optic tersebut kurang lebih 30 detik,kemudian cotton buds kita balik sisi yng tidak dipakai air itu yg ber fungsi untuk mengelap yg tadi di bershkan kurang lebih sama 30 detik.
  4. Di karenakan motor optic macet karena kotoran atau debu halus ,kalau ini terjadi kita harus melakukan dengan cara mengebrak player itu kurang lebih 2-3 kali,cara menggebraknya adalah sebagai berikut:
  5. Keluarkan piringan dari dlm payer,Lepas kabel power dari sumber listrk,angkat player dengan tangan kiri dengan sisi terbalik,ayunkan(menggebrak) tangan kanan ke sisi player sebanyak 2-3 kali dengan posisi telapak tangan melebar ke 5 jarinya,menggebraknya jgn terlau pelan dan jgn terlalu keras(tidak di perkenankan memakai alat alat /benda keras).
  6. Dikarenakan setelan optic kurang pas,kalau ini terjadi kita harus menyiapkan obeng plus(+) degan ukuran kecil,dibelakang optic ada putaran baut coba kita putar kekanan sekitar 2 mm,posisi player harus keadaan off. apabila langkah A-E tidak membawakan hasil,segeralah bawa DVD player anda ke service centre atau tempat service terdekat yg ahli dalam bidangnya.
  7. Mudah-mudahan tip dan trik yng saya berikan memberikan sedikit ilmu tentang perbaikan elektronika,apabila langkah demi langkah yg saya berikan ini memperparah kerusakan player anda,anggap saja anda kursus tanpa di pungut biaya dan pengalaman yng sangat berkesan.terima kasih banyak atas perhatiannya.
http://elektronikbekas.blogspot.com/2009/01/tip-perbaikan-dvd-vcd-player.html

Merawat DVD Player



  1. Simpan DVD player kmu di tempat tertutup seperti rak, supaya tidak mudah kena debu. Hindari juga tempat lembab atau panas.
  2. Sebaiknya bagian belakang rak terbuka sehingga panas yg keluar dari DVD player nggak membuat DVD player kmu rusak.
  3. Koleksi DVD kmu sebaiknya ditempatkan pada kotak sampulnya biar awet.
  4. Gunakan lap yg lembut (seperti lap kacamata) yg sudah dibasahi untuk membersihkan noda pada DVD player dan di lap searah jarum jam. Jangan sekali-kali mengelap dengan arah berlawanan, karena dapat merusak DVD player. Bersihkan minimal seminggu sekali.
  5. Gunakan DVD cleaner yang banyak dijual di toko2 elektronik untuk membersihkan bagian dalam.
  6. Apabila kualitas gambar masih jelek walaupun sudah menggunakan DVD cleaner, bersihkan bagian dalamnya dengan menggunakan cotton bud yg sudah dibasahi dengan cairan khusus elektronik.
  7. Jangan menumpuk DVD player kamu dengan Sistem elektronik lain, soalnya panas dari elektronik lain dapat merusak DVD player kamu.
  8. Hindari menyetel DVD pleyer secara terus menerus, karena dapat merusak mata optik.
  9. Hindari menyusun koleksi DVD diatas DVD player. Gelombang magnet yg ada akan mempengaruhi DVD maupun DVD pleyer kamu.
    http://www.indonesiaindonesia.com/f/8431-tips-merawat-dvd-player/

    Rabu, 27 Juli 2011

    Perbedaan VCD dan DVD

    VCD atau MPEG1 atau DAT, adalah hasil kompresi video yang memiliki resolusi yg di perkecil sebanyak 50 % dari
    resolusi asli hasil shooting format DV baik sistem PAL (Phase Alternate Line / Sistem garis horizontalalternatif yg membentuk imaji)
    maupun sistem video NTSC (National Television Standard Comittee / sistem yg digunakan di Amerika dan Jepang ).
    PAL sendiri adalah sistem video yang di gunakan di negara2 Eropa, dan Indonesia. Di Indonesia menggunakan sistem PAL B.

    Sistem Video PAL memiliki Resolusi Frame (Bingkai) Horizontal 720 Pixel (Picture Element)
    atau 7,2 cm dan Vertical 576 Pixel atau 5,7 cm. Sampling Rate Audio 48000 Hz atau 48 Khz jika 2 Channel kiri dan kanan,
    atau 32 khz atau 32000 Hz jika memiliki 4 Channel Kiri-kanan dan Rear kiri -Rear kanan.
    Satuan gambar perdetik adalah 25 Frame dalam sistem Progresive atau 50i dalam sistem Interlace.

    Maka jika di Kompresi ke dalam format VCD PAL akan mengalami penurunan menjadi Horizontal 352 Pixel atau 3.5 cm dan Vertical 288 Pixel atau 2.8 cm. Sampling Rate Audio turun menjadi 44100 Hz sekelas dengan Audio CD, sedangkan untuk Frame di seleksi dalam GOP (Group of Picture) yang dikurangi seperlunya sesuai dengan bitrate yg di tentukan, sehingga gambar akan terasa lebih terlihat skip atau putus-putus dan terkadang akan terlihat kotak2 (mozaik) atau sering di sebut pecah. Pengaruh dikuranginya resolusi mengakibatkan Ketajaman gambar berkurang (Blur) dan suara lebih terdengar berisik dan memantul (flange) karena dalam sistem digital sine modulasi audio berbentuk kurva kotak yang naik dan turun, sedangkan analog tidak.
    DVD adalah sistem Update yg kompresinya adalah MPEG2 atau VOB. Resolusi asli dari format DV PAL 720x576 Pixel dan
    Sampling rate Audio 48 khz sama sekali tidak dikurangi dalam proses kompresi ke MPEG2 atau VOB atau DVD, maka dengan
    demikian kualitas gambar dan suara masih hampir serupa dengan aslinya. Sedangkan sistem GOP (Group of Picture) BITRATE nya sangat bervariasi, semakin besar BITRATE nya maka semakin baik pula kualitasnya. secara umum ada 2 pilihan Bitrate dalam DVD yaitu ; CBR (Constant bitrate) dan VBR (Variable Bitrate). Biasanya untuk mendapatkan konsistensi kualitas lebih baik menggunakan CBR.
    VCD atauo Video Compact Disc sebetulnya adalah produk uji coba yg gagal dari MPEG (Motion Picture Expert Group)
    yg di lempar di pasar ASIA, tapi lucunya justru malah laku keras di pasar Indonesia, ibarat jualan kacang goreng.
    Sedangkan DVD adalah versi update sebagai revisi dari system proyek percobaan VCD.


    Jadi untuk perbandingan Kualitas VCD dan DVD maka DVD lebih unggul.
    http://ajagijigproduction.blogspot.com/2011/03/perbedaan-vcd-dvd.html 

    Minggu, 15 Mei 2011

    Aeryon Scout


    London – Sebuah robot terbang, Aeryon Scout, berpotensi besar menggantikan kamera CCTV. Robot ini bisa mudah melacak kriminal dan ancaman keamanan secara efektif.
    Pengguna cukup menunjuk satu tempat di Google Maps pada pengendali layar sentuhnya dan robot akan terbang ke titik itu pada kecepatan 48 km/jam. Robot ini juga mampu merekam video dengan kualitas tinggi yang bisa disiarkan langsung ke iPhone secara langsung.
    Robot ini dibuat Aeryon Labs Inc yang berbasis di Kanada. Robot ini disebut-sebut sebagai sistem intelijens tercanggih dunia. Robot ini mampu terbang setinggi 152 meter dan mampu melakukan zoom dari jarak 300 meter.
    Kemampuan itu membuat robot ini tak akan terlihat saat menjalankan misinya. Keempat baling-baling robot ini memastikan robot ini tak bersuara ketika terbang. Robot ini menyiarkan gambar pada perangkat elektronik apa pun, termasuk iPhone.
    Seperti dikutip Daily Mail, salah satu fitur canggih robot ini adalah, kamera tetapnya. Jadi, ketika robot ini terbang di kecepatan berapa pun, kamera tetap terkunci pada satu target dan wajah orang pun bisa terlihat jelas.
    Robot yang dihargai US$50 ribu (Rp 42,6 juta) ini bisa sangat membantu polisi.
    inilah.com 

    Jumat, 11 Februari 2011

    Audio Video Mobil

    Banyak aliran audio yang diminati oleh para pecinta Modifikasi, antara lain SQ (Sound Quality), SQL (Sound Quality Loud), SPL (Sound Pressure Level), dan ICE (In Car Entertainment). Seiring harga player TV mobil maupun perangkat multimedia yang makin murah, nampaknya aliran ICE kembali mewabah. Sudah pasti dengan layanan multimedia lengkap, di dalam kendaraan SO'mers dapat menyaksikan acara-acara televisi, film lewat fasilitas DVD, ataupun mendengar lagu koleksi hasil downloud lewat source MP3, IPod maupun telpon seluler.
    Namun, sebenarnya sistem ICE merupakan penerapan teknologi canggih pada sistem audio yang baku, yang terdiri dari tiga bagian utama. Seperti yang dijelaskan oleh Iyank, installer rumah Modifikasi Mirza Auto Care, sistem audio baku dalam rangkaian ICE adalah head unit, monitor, proccesor, amplifier, sejumlah speaker dan beberapa perangkat audio tambahan lainnya, seperti subwoofer dan kapasitor bank. Dalam instalasi sistem ICE, sejumlah peranti berteknologi tinggi digunakan, untuk menambah tenaga dan daya, sehingga fasilitas sarana hiburan itu dapat terjelma. Berikut ini point penting dalam sistem ICE/Multimedia.








    Head Unit
    Sebutan populer untuk perangkat utama audio, yang bisa saja berupa gabungan dari DVD player, radio, perlengkapan komunikasi, dan fungsi lainnya. Pendeknya sistem ICE tak bakal berjalan bila tak memiliki peranti ini. Pada head unit ini pula biasanya sejumlah fungsi dapat diperintahkan untuk bekerja. Mulai dari mengaktifkan fungsi audio-visual, menyimpan memori, hingga mengatur alur suara, semuanya dikendalikan dari piranti ini. Gampangnya, head unit adalah otak dari sistem audio yang biasanya terletak di dashbor.

    Dalam head unit umumnya terdapat fasilitas auto blank skip (pencari gelombang, trek CD, atau program lainnya), automatic volume control (panel volume), autostore the radio (penyimpan frekuensi radio), balance control (kontrol keseimbangan volume), dan lainnya.

    Monitor
    Tambahan perangkat monitor pun dilakoni, ada banyak jenis monitor yang bisa SO'mers dapatkan di workshop audio, mulai dari monitor headrest, monitor visor, dan roof monitor hingga aplikasi TV plasma di dalam kabin. Selama sesuai dengan kabutuhan, perangkat kebutuhan tersebut bisa digunakan.

    Processor
    Merupakan peranti yang berfungsi sebagai jembatan antara head unit dengan fungsi lainnya, khususnya speaker. Processor memberikan kemudahan untuk membuat sistem audio sesuai dengan keinginan So'mers. Sebagai contoh untuk mensetting speaker antara kanan-kiri biasanya agar ketepatan suara menjadi sesuai, disinilah peran processor. Sinyal suara, frekuensi gelombang, pembagian channel, hingga penyebaran suara dilakukan oleh piranti ini. Di pasaran sudah banyak ditemui processor digital dengan segudang fitur.

    Amplifier
    Menurut Iyank, biasanya power amplifier untuk ICE, menggunakan power yang berkekuatan antara 2500 – 5000 watt tergantung dari kualitas power itu sendiri. Jika ingin menghemat jumlah amplifier, kini sudah banyak dijumpai amplifier dengan jumlah kanal lebih banyak, seperti amplifier 5 channel. Sehingga support tenaga lebih lengkap dan irit biaya driver amplifier. Sementara untuk pilihan lain seperti subwoofer bisa memilih amplifier monoblock, yang mampu memberikan stabilitas tenaga dengan watt besar untuk subwoofer.

    Speaker
    Speaker sesuai dengan maknanya berarti sebagai pengeras suara. Namun, dalam sistem audio, terdapat sejumlah jenis speaker yang terangkai hingga menghasilkan suara yang berkualitas. Seperti hendak mewakili suara yang dihasilkan, speaker juga terdiri dari jenis midrange, midbass dan tweeter.

    Untuk penyokong sistem car theater, biasanya ditambahkan driver speaker, yakni speaker center yang berada dipasang dibagian depan, sementara dibagian belakang juga turut ditambahkan speaker surround. Skematik speaker harus disesuaikan dengan sistem tata suara 5.1 -speaker depan : Kiri, kanan dan tengah dan speaker belakang : kanan dan kiri serta subwoofer-. 

    Subwoofer
    Banyak yang tidak puas dengan sistem pembuai telinga yang disediakan pabrik otomotif. Oleh karena itu, tak sedikit yang melakukan Modifikasi terhadap sistem audio dan video kendaraannya demi memperoleh kepuasan maksimal. Salah satu yang banyak dimodifikasi adalah subwoofer. Hal ini dimaksudkan agar musik yang dihasilkan mampu memberikan kualitas suara bass yang ideal.
    Namun, diperlukan ketelitian dalam memilih subwoofer yang akan digunakan. Sebab, setiap subwoofer memiliki karakter sendiri-sendiri. Oleh karena itu, akan lebih baik bila terlebih dahulu dilakukan pengujian terhadap subwoofer untuk mengungkapkan kemampuan dan kelemahannya, Pengetesan subwoofer bisa dilakukan di workshop audio. Dan pilih subwoofer yang cocok untuk sistem ICE dengan ukuran umum antara 10–12 inchi.  

    Capasitor Bank
    Berfungsi untuk menstabilkan sistem kelistrikan dalam mobil agar tidak drop. Menurut Iyank, biasanya untuk audio ICE, penggunaan kapasitor bank cukup yang berkapasitas 1–2,5 Farad. Tetapi besarnya kapasitor bank ini tergantung dari kualitasnya masing-masing. 

    Tips Pemasangan Ice  
    Untuk menjadikan ruangan mobil menjadi ruang keluarga terbilang gampang-gampang susah. Apalagi ruang yang terbatas dan keberadaan jok mobil yang bisa menghalangi aliran suara yang keluar dari speaker. Berikut adalah beberapa tips untuk pemasangan sistem ICE.


       
    1. Menata Tempat Untuk Perangkat Audio
      Biasanya untuk menempatkan beberapa audio dalam kabin mobil, dibuat boks untuk subwoofer maupun speaker terlebih dahulu, untuk pembungkusnya (leather) biasanya disesuaikan dengan karakter dan warna interior kabin mobil. Bahan untuk pembuatan boks pun ditentukan, harus menggunakan kayu MDF (Medium Density Fiberboard) yang berukuran 15 mm. “Memang sih banyak ukuran kayu MDF yang digunakan, namun yang sering digunakan untuk audio ICE adalah berukuran 15 mm,” ungkap Iyank.  
    2. Merancang sambungan kabel secara baik
      Usai membuat boks, langkah berikutnya adalah menyambung kabel, antara komponen yang satu dengan kabel yang lain hendaknya berhati-hati. Sebab, salah dalam memyambung menyebabkan korsleting dan kebakaran. Karenanya harus diatur serapi mungkin untuk menghindari hal-hal yang berbahaya. Kemudian pemasangan perangkat audio pun dilakukan. Subwoofer yang sesuai dengan karakter yang diinginkan pun ditanam dalam boks yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian speaker, power-power penunjang serta subwoofer dan kapasitor bank yang sesuai pun juga turut dipasang dalam kabin mobil bersangkutan.

      Bicara kabel, lebih baiknya kabel terbungkus dengan selang bakar maupun selang spriral yang bisa dijumpai di workshop audio, hal ini demi keamanan kabel itu sendiri maupun sistem audio di dalam mobil. Tidak ketinggalan jika ingin aman gunakanlah fuse/sikring pada sambungan kabel power dari aki ke amplifier. Selain itu sambungan kabel ke speaker sebaiknnya menggunakan timah solder, sehingga solid dan suara menjadi konstan.
    3. Pilih Instalatur Mumpuni
      Waspada dan berhati-hatilah dalam memilih workshop audio, Pilihlah instalatur yang memiliki reputasi sangat baik, bisa mencari lewat referensi forum, website, maupun majalah. Dan yang terpenting harga instalasi harus disesuaikan dengan kocek So'mers. Instalatur yang mumpuni biasanya memberikan konsultasi gratis sebelum konsumen memasang sistem audio. (Irt)

    Sabtu, 05 Februari 2011

    Memilih Jenis Kaset Sesuai Kegunaan

    1.       Kaset Komputer (Binary Cassette)
    Berfungsi untuk menyimpan data komputer dengan sistem binary digit. Alat Pemutar dan Penyimpan data berupa perangkat komputer.

            Macam-macam Tape (pita) Komputer :
    a.       Catridge Tape atau disebut streaming tape. Dirancang untuk menyimpan hasil backup suatu file di disk. Banyak digunakan untuk komputer mini. Alat untuk membaca dan merekam data di cartridge tape adalah cartridge tape unit, yang biasanya terdapat hard disk dan disk drive di dalamnya.
                                                                   Gambar Catridge Tape

    b.      Cassette Tape. Banyak digunakan di komputer mikro, untuk merekam lagu. Teknik untuk mewakili bilangan binari di cassette tape adalah FSK (Frequency Shift Keying).
                                                                            Gambar Cassette Tape

    c.       Mini-Kaset, sering minicassette tertulis, adalah sebuah format kaset diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1962. Hal ini digunakan terutama di dikte mesin dan juga digunakan sebagai penyimpanan data untuk P2000 Philips komputer rumah.
    Sebuah versi lebih kecil dari Mini-Kaset itu kemudian diperkenalkan yang dapat digunakan dalam pemutar standar menggunakan adaptor, namun ini tidak menjadi meluas.  Sebuah kaset format yang sama (tapi tidak kompatibel) sangat ini diproduksi oleh Hewlett Packard dan Verbatim (yang HP82176A Mini Data Kaset) untuk penyimpanan data pada tape drive HP82161A mereka, sama seperti mini-Kaset, tidak menggunakan sebuah penggulung.

                                                 Gambar Kaset mini disebelah kanan

    2.       Kaset Audio (Audio Cassette)
    Berfungsi untuk Menyimpan lagu/musik dengan format Binary Digit menggunakan sistem Frequency Shift Keying. Alat Pemutar dan Perekam lagu/data informasi berupa Tape Recorder.

            Macam-macam Kaset Audio :
    a.       Cassette Tape. Selain digunakan dari Komputer, Casstte tape juga dapat diputar dan direkam melalui tape recorder. Memiliki ukuran panjang 4 inch dengan lebar 2.5 inch.
                                                                        Gambar Cassette Tape

    b.      RCA Victor pita cartridge adalah format pita magnetik yang dirancang untuk menawarkan stereo seperempat inci -to-reel tape reel dalam format yang lebih nyaman untuk kebutuhan rumahan. Itu diperkenalkan pada tahun 1958, setelah empat tahun pembangunan, pada saat yang sama dengan stereoponis piringan hitam .
                                                          Gambar RCA tapa catridge (kanan)

    c.       Elcaset adalah singkat audio format yang dibuat oleh Sony pada tahun 1976, membangun ide diperkenalkan 20 tahun sebelumnya di cartridge tape RCA . Kaset itu sendiri tampak sangat mirip dengan kaset standar, hanya lebih besar-sekitar dua kali ukuran.
                                                 Gambar Elcassette (kiri)

    d.     Kaset tunggal (CS, juga dikenal dengan merek dagang "Cassingle" atau dikapitalisasi sebagai merek dagang "Kaset Single") adalah sebuah musik tunggal dalam bentuk Kaset Compact .


    C.      Keuntungan Menggunakan Pita Magnetik

    • Panjang record tidak terbatas
    • Density data tinggi
    • Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah
    • Kecepatan transfer data tinggi
    • Sangat efisien bila kebanyakan / semua record dari sebuah file tape memerlukan pemrosesan seluruhnya (bersifat serial / sequential).
     
     3.       Kaset Audio Video (Audio Video Cassette)Berfungsi untuk Menyimpan video/gambar bergerak dengan format DCC (Digital Compact Cassette) yang dikembangkan dari format Audio Binary Digit. Alat Pemutar dan Perekam Video/gambar bergerak berupa Video Cassette Recorder.
     
     
     

    Merawat VCR



    1. Jangan gunakan pembersih kaset.
     
    Semua pembersih head video abrasif. Bahkan pembersihan kaset basah akan merusak head tape VCR anda. pembersih kaset bersih dengan pengamplasan kepala dan video Anda . akan mempersingkat masa pakai kepala video. Mengganti video di head tape VCR Anda.
    Ini adalah perbaikan mahal. Profesional pembersihan tidak diperlukan yang sering,
    umumnya tidak lebih dari sekali setiap beberapa tahun. Sebaliknya coba ini, Anda ambil. mesin dalam mode bermain dengan tape baik yang dikenal dan mendorong kecepatan pencarian RW. Mencoba
    ini selama beberapa menit, jika foto Anda mulai membersihkan berlanjut sampai jelas. (Hal ini dapat mengeluarkan kotoran dari kepala video) Jika latihan ini tidak memecahkan masalah Anda tape pembersihan kemungkinan besar akan tidak memecahkan masalah Anda.


    2. Jangan menghapus rekaman macet dari VCR anda.
     
    Menghapus tape mungkin akan menyebabkan kerusakan pada kereta atau gearing. toko profesional dapat menghapus rekaman tanpa kerusakan lebih lanjut, tabungan Anda mahal perbaikan dan biaya penggantian rekaman video. Jika toko kita tidak nyaman untuk wilayah Anda, Cari toko terkemuka di daerah Anda. Biaya untuk menghapus rekaman di sebagian VCR seharusnya dikenakan biaya minimal atau tidak ada sama sekali dari Plus biaya $ 7,00 untuk memindahkan pita dan kami akan melakukan sementara Anda menunggu.

    3. Jangan gunakan penutup debu pada VCR anda ketika sedang tersambung masuk
    Hal ini dapat mempersingkat masa pakai banyak jenis karena desain
    VCR.

    4. Jangan menggunakan camcorder anda sebagai pemain VCR.
     
    Sebuah camcorder dirancang untuk digunakan sebagai camcorder. Bila digunakan untuk memainkan VCR akan menempatkan memakai berlebihan pada mekanisme yang tidak dirancang untuk ini digunakan.

    5. Gunakan tape stereo hi-fi untuk merekam, terutama untuk camcorder dalam rumah Anda kaset murah menyebabkan penumpukan yang berlebihan dan dapat menyebabkan keausan lebih lanjut dengan menyebabkan drag yang berlebihan pada bagian mekanik.

     
    6. Selama badai atau listrik padam, cabut dari kabel VCR sambungan dan stopkontak listrik. Sebuah penindas gelombang dirancang untuk mencegah lonjakan energi yang rendah, bukan tembakan langsung dari petir.


    7. Izinkan kaset dan VCR yang belum pada suhu kamar (untuk menstabilkan suhu ruangan di mobil anda kira-kira pada jam sebelum menggunakan VCR tersebut.

     http://intrepid-video.com/vcrcare.htm

    Memperbaiki VCR



    Walaupun kebanyakan dari kita menonton film sewa DVD hari ini, Anda mungkin masih memiliki beberapa kaset VHS tergeletak di sekitar, bahkan jika mereka hanya video rumah atau awal film James Bond. Ada beberapa hal yang lebih frustrasi daripada bermunculan rekaman lama Anda dari "Dr No" pada pertengahan musim dingin mesin untuk melihat di Ursula Andress muncul dari perairan hangat dari Jamaika dalam bikini, hanya untuk melihat apa yang sudah di luar jendela Anda - salju. Berikut adalah cara melakukan beberapa perbaikan sederhana VCR.

    • Dalam istilah video, salju adalah kebisingan acak. Penyebab paling umum adalah kaset kosong. Jika di tape Anda telah diputar sebelumnya, salju Anda kemungkinan besar disebabkan oleh pemutaran kepala kotor. Solusi paling sederhana adalah untuk membeli tape pembersihan. Ada dua jenis, basah dan kering. Pita dry cleaning cenderung mengelupas kepala Anda lebih. Pita basah menggunakan cairan pembersih dan lebih baik untuk dek Anda.
    • Solusi pembersih terbaik untuk meluangkan waktu untuk membeli udara tekan, larutan pembersih kepala dan tips kepala profesional pembersih yang terbuat dari chamois. Mereka tersedia pada line, dari perbaikan tempat-tempat profesional VCR atau elektronik rumah pasokan. Anda tidak ingin menggunakan penyeka kapas karena serat dapat terjebak dalam jalur pita. Loading pada tape dan menonton jalan tape ketika benang. Catatan di mana rekaman itu datang dalam kontak dengan kepala (dalam drum) dan roda penggulung. Sekarang mengeluarkan rekaman itu. Meniup chassis dengan dapat Anda kompresi udara. Basah kepala membersihkan swab dengan solusi berbasis alkohol didenaturasi, dan bersih ke arah tape perjalanan , memutar drum dengan tangan sehingga Anda membersihkan kepala. Anda tidak ingin membersihkan permukaan atas dan ke bawah seperti menggosok gigi Anda.
    • Jika timer VCR Anda tiba-tiba berhenti berkedip 12:00 dan tidak menyala sama sekali, Anda mungkin memiliki masalah daya. Periksa busi Anda dan semua konektor. Kebanyakan VCR's memiliki indikator embun yang berubah mesin mati jika udara terlalu lembab. Switch ini adalah pada papan sirkuit utama. Jika Anda melihat cahaya pada, biarkan mesin kering secara menyeluruh sebelum mencoba untuk mengoperasikannya.
    • Tambahan poin kerentanan untuk VCR adalah ikat pinggang. Jika mereka dipakai atau rusak, tape tidak akan transportasi, merekam atau pemutaran. Buka tape deck dan melihat. Pastikan untuk menghapus setiap sabuk mencurigakan hati-hati mencatat di mana Anda mendapatkan mereka dari. Anda akan perlu mengganti mereka dengan orang-orang yang ukurannya tepat atau sedikit lebih kecil dalam kasus mereka mendapatkan membentang keluar dari bentuk.
    • Karena banyak dari kita tidak menggunakan kaset yang banyak, berikut adalah beberapa pengingat masalah yang dapat dengan mudah diperbaiki dengan menggunakan kontrol VCR's. Jika bagian atas gambar Anda adalah pergeseran atau bergulir tidak konsisten, Anda mungkin memiliki ketegangan tidak merata di seluruh panjang pita. Mencoba kemasan rekaman Anda, dengan meneruskan cepat ke akhir dan rewinding ke awal sebelum bermain lagi. Jika Anda pernah memakai setelan poliester di 70, Anda ingat bagaimana tidak merata serat dapat meregang. If you find a noisy area in part of the picture, your head alignment might be off. Jika Anda menemukan daerah yang bising di bagian gambar, disebelah head tape Anda mungkin off. Hal ini terutama berlaku jika rekaman asli direkam pada mesin yang berbeda. Sesuaikan mengontrol pelacakan untuk lebih menyelaraskan kepala Anda.
    • Jika  VCR Anda  makan rekaman Anda, kelaparan dek Anda mungkin disebabkan oleh pemalas usang yang mengatur aksi mengambil reel. Pertama coba membersihkannya. Jika Anda yakin dalam menghilangkan dan menggantikannya, melakukannya, jika tidak, saatnya untuk mengambil dek Anda ke teknologi, dan garpu di atas tarif per jam tinggi yang diperlukan. Lebih baik lagi, kepala ke toko barang bekas lokal dan mengambil sebuah dek VHS sana untuk sebuah lagu, tapi pastikan Anda memiliki hak untuk kembali jika tidak bekerja.

    Rabu, 02 Februari 2011

    Menginstal VCR



    Menginstalasi VCR adalah cara yang bagus untuk menonton film di rumah tua atau memberikan anak-anak Anda film hiburan. Hampir semua orang masih memiliki VCR di lemari, namun, Anda mungkin tidak ingat bagaimana untuk menghubungkan itu. manual mungkin telah salah tempat dan Anda tidak dapat memikirkan cara yang benar untuk menghubungkan tali. Anda harus memiliki kabel yang tepat terletak di rumah Anda sehingga item tambahan mungkin tidak diperlukan.




    • Lihat bagian belakang TV Anda. Anda harus memiliki kabel coax disekrup ke port tersebut. Ini adalah salah satu sambungan langsung ke TV kabel Anda atau kotak digital Anda. Lepaskan kabel coax. Gambar di TV Anda harus dalam keadaan baik.
    • Lihat kembali pada Anda VCR. Harus ada dua kabel coax outlet. Satu dimasukkan di "In" sementara yang lain adalah di "Out." Pasang kabel yang keluar dari TV Anda ke dalam posisi "In".
    • Pasang kabel coax yang lain ke dalam posisi "Out" pada VCR. Kedua kabel harus terpasang erat pada VCR atau kualitas gambar akankurang bagus.
    • Sekrup akhir posisi "Out" coax kabel ke port kabel di belakang TV. Matikan TV Anda ke "1 Video", "Video 2", "Channel 3" atau "Channel 4". Anda mungkin perlu memeriksa manual TV Anda untuk menemukan saluran yang tepat untuk VCR Anda. Anda juga dapat memasukkan kaset VCR ke dalam film, tekan "Play" dan scan melalui saluran Anda sampai film muncul di layar.

    Tips : Plug your VCR into a surge protection so the VCR does not become damaged.
     
     


  1. 3 3
    Put the other coax cable into the "Out" position on the VCR. Pasang kabel coax yang lain ke dalam posisi "Out" pada VCR. Both cords need to be securely fastened to the VCR or the picture quality will suffer. Kedua kabel harus terpasang erat pada VCR atau kualitas gambar akan menderita.

  2. 4 4
    Screw the end of the "Out" position coax cable into the cable port on the back of your TV. Sekrup akhir posisi "Out" coax kabel ke port kabel di belakang TV. Turn your TV to "Video 1", "Video 2", "Channel 3" or "Channel 4". Matikan TV Anda ke "1 Video", "Video 2", "Channel 3" atau "Channel 4". This depends on your VCR as well as your TV. Hal ini tergantung pada Anda VCR serta TV Anda. You may need to examine your TV manual to find the proper channel for your VCR. Anda mungkin perlu memeriksa manual TV Anda untuk menemukan saluran yang tepat untuk Anda VCR. You can also put in a movie, push "Play" and scan through your channels until the movie appears on the screen. Anda juga dapat dimasukkan ke dalam film, tekan "Play" dan scan melalui saluran Anda sampai film muncul di layar.



  3. 2 2
    View the back on your VCR. Lihat kembali pada Anda VCR. There should be two coax cable outlets. Harus ada dua kabel coax outlet. One states "In" while the other one is "Out." Satu menyatakan "Dalam" sementara yang lain adalah "Out." Screw the cord that came out of your TV into the "In" position. Pasang kabel yang keluar dari TV Anda ke dalam "Dalam" posisi.

  4. 3 3
    Put the other coax cable into the "Out" position on the VCR. Pasang kabel coax yang lain ke dalam posisi "Out" pada VCR. Both cords need to be securely fastened to the VCR or the picture quality will suffer. Kedua kabel harus terpasang erat pada VCR atau kualitas gambar akan menderita.

  5. 4 4
    Screw the end of the "Out" position coax cable into the cable port on the back of your TV. Sekrup akhir posisi "Out" coax kabel ke port kabel di belakang TV. Turn your TV to "Video 1", "Video 2", "Channel 3" or "Channel 4". Matikan TV Anda ke "1 Video", "Video 2", "Channel 3" atau "Channel 4". This depends on your VCR as well as your TV. Hal ini tergantung pada Anda VCR serta TV Anda. You may need to examine your TV manual to find the proper channel for your VCR. Anda mungkin perlu memeriksa manual TV Anda untuk menemukan saluran yang tepat untuk Anda VCR. You can also put in a movie, push "Play" and scan through your channels until the movie appears on the screen. Anda juga dapat dimasukkan ke dalam film, tekan "Play" dan scan melalui saluran Anda sampai film muncul di layar.

  6. Jumat, 28 Januari 2011

    Prinsip Kerja VCR



    Video Cassette Recorder dibuat pertama kali oleh Charles Ginsburg dan Ray Dolby pada 1956. alat ini populer digunakan dalam rangka pengembangan sistem penyiaran televisi, karena apa yang ditayangkan pada pertama kali sekarang akan dapat diputar kembali pada waktu yang lain.
    VCR sendiri memiliki dua tugas utama, yaitu mengadakan kontak dengan pita kaset, sebuah alat yang sangat tipis, sangat lemah dan mudah sekali rusak, dengan ukuran panjang yang tidak terukur dalam sebuah plastik, dan membaca sinyal dari pita kaset dan “memaknainya” dengan sinyal yang bisa dimengerti oleh televisi. Tugas kedua diatas merupakan sebuah kemajuan teknologi yang tinggi dalam waktu singkat.
    Pada perekaman suara, informasi suara disimpan secara linear pada kaset. Kemudian kaset bergerak melewati “kepala perekam” dan informasi suara tersebut diletakkan sebagai sebuah garis panjang yang mengikuti pergerakan pita kaset. Kaset ini dapat bergerak melewati kepala perekam tersebut dengan ukuran 2 sampai 3 inci (5 sampai 8 cm) per detik.
    Sinyal video terdiri sekitar 500 kali lebih banyak informasi dibandingkan dengan sinyal bunyi, dikarenakan beberapa pendekatan pekerjaan tidak dapat dikerjakan oleh beberapa hal. Namun kaset harus tetap bergerak melewati kepala perekam tersebut beberapa kaki per detik. Untuk mengatasi masalah ini, dua kepala perekam terorganisi bersama pada sebuah drum putar yang digerakkan kearah yang lebih tinggi dari posisi kaset.


     Digital VCR Block Diagram


    VCR (Video Cassette Recorder) adalah peralatan elektronik yang bisa dipakai untuk merekam suara/ audio dan gambar/ video dalam suatu kaset pita magnetik yang bisa dimasukkan dan dikeluarkan dengan mudah seperti halnya pita kaset suara biasa (Audio Cassette Recorder atau Cassette Recorder). Kebanyakan jenis VCR dilengkapi dengan rangkaian penala TV (TV-tuner) atau penerima yang dapat menerima siaran TV secara langsung. Untuk jenis yang lebih baik, VCR ini mempunyai rangkaian timer dan jam digital yang bisa dipakai untuk merekam siaran TV secara otomatis pada jam-jam yang diinginkan. Secara umum, perekam kaset video (VCR) ini menggunakan pita kaset (tape)dengan 3 macam format: pita format VHS, pita format Betamax, dan pita format V2000. Di antara ketiga macam format ini, sekarang jenis format yang paling populer dipakai adalah pita kaset dengan format VHS.

    Beberapa pengaturan prinsip kerja yang diberlakukan antara lain:
    • Tracking Control, kasetnya terdiri dari sebuah pengaturan track linear yang membantu VCR sebagai penyeimbang putaran rotasi dengan pita perekam pada kaset
    • Flying Erase Head, VCR memiliki dua tipe flying erase head, alat ini sebenarnya di-organisir dalam drum pemutar. Mampu menghapus memori dalam pita dengan mempersilahkan pembersihan diantara segment tersebut
    • SP, LP, dan EP settings, ini merupakan tiga macam kecepatan yang di set dalam sebuah VCR yang akan melakukan pengaturan kecepatan pada kaset yang berhubungan dengan drum pemutar. SP mode, dimana kaset bergerak melampaui kepala perekam dalam 1,31 inci (33,35 mm) per detik. Dalam LP mode, sejauh 0,66 inci (16,7 mm) per detik, EP mode sejauh 0,44 inci (11,12 mm) per detik. Selama kecepatan kaset bertambah, pita dalam kaset akan bergerak semakin dekat satu sama lain, mengurangi kemampuan pencitraaan tapi menambah jumlah materi yang cocok untuk kaset
    • Four-head vs Two-head, sebuah VCR membutuhkan hanya dua kepala untuk menyimpan atau memainkan kaset pada mode SP. Sebuah masalah timbul, pada saat LP dan EP mode, karena kaset akan bergerak jauh lebih lambat. Untuk itu kebanyakan VCR memiliki dua kepala pemutar untuk SP mode dan dua kepala yang lebih kecil digunakan untuk pemutaran kecepatan lebih lambat. Gabungan empat kepala ini akan menyajikan sebuah sistem kerja yang lebih baik pada pemutaran dalam kecepatan yang lebih rendah
    • End-of-tape sensing, saat VCR sudah tidak beroperasi, akan tampak sebuah cahaya melalui kaset dan mengidentifikasikan bahwa tugas telah selesai

    1. http://id.wikipedia.org/wiki/VCR
    2. http://www.google.co.id/images?q=vcr&oe=utf-8&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a&um=1&ie=UTF-8&source=univ&ei=uLJCTci-IM-yrAf7laFY&sa=X&oi=image_result_group&ct=title&resnum=8&ved=0CHgQsAQwBw&biw=1440&bih=708

    Senin, 13 Desember 2010

    Menginstal Tape Recorder


    Dengan demikian siswa dapat mengerti cara-cara menginstall dengan benar dan meminimalkan kesalahan-kesalahan dalam menginstall compact cassette recorder.
    Langkah Penginstallan
    1.      Persiapan alat dan bahan yang dibutuhkan.
    2.      Hubungkan steker Tape Recorder ke sumber tegangan 220 VAC.
    3.      Rangkaikan alat seperti pada Gambar Kerja 1.1.
    4.      Nyalakan Tape Recorder dengan menekan tombol power yang ada pada Tape Recorder.
    5.      Hubungkan Microphone pada sambungan Mic (Jack Mic) yang tersedia pada Tape Recorder.
    6.      Tekan tombol “Eject” untuk membuka tempat kaset Tape Recorder.
    7.      Masukkan Kaset Audio ke dalam tempat kaset Tape Recorder.
    8.      Tutup tempat kaset yang telah berisi kaset tersebut.
    9.      Persiapkan suara untuk memulai perekaman melalui Tape Recorder.
    10.  Tekan tombol “Play + Rec” untuk memulai proses perekaman audio.
    11.  Tekan tombol “Stop” jika perekaman telah selesai atau untuk memberhentikan proses perekaman.
    12.  Tekan tombol “Rewind” hingga kaset kembali ke letak awalnya.
    13.  Tekan tombol “Play” untuk memutar/memainkan kembali Audio yang telah direkam.
    14.  Tekan tombol “Stop” untuk memberhentikan proses pemutaran kaset.
    15.  Keluarkan kaset jika setelah digunakan dengan menekan tombol “Eject”.
    16.  Ambil Kaset dan tutup kembali tempat kaset yang terbuka.
    17.  Matikan pesawat Tape Recorder dengan menekan tombol “power”
    18.  Lepas konektor Mic dengan Jack Mic yang berada pada Tape Recorder.
    19.  Lepas steker Tape Recorder dari tegangan sumber 220 VAC.
    20.  Kembalikan semua pesawat dan alat yang digunakan ke semua tempat semula.

    Jumat, 10 Desember 2010

    Mengoperasikan Kaset Recorder

    Untuk merekam kaset, langkah pertama adalah penghapusan rekaman yang sudah ada sebelumnya. Untuk mencapai hal ini, suatu osilator bias menghasilkan arus yang digunakan untuk memberi makan menghapus kepala. Ini akan menghapus segala daya tarik yang mungkin sudah ada pada pita.

    Langkah berikutnya tergantung pada apakah komputer adalah perekam stereo atau mono. Sebuah perekam mono akan merekam dengan dua lagu, satu untuk setiap sisi rekaman itu. Sebuah perekam stereo menggunakan empat lagu, satu untuk setiap saluran di setiap sisi. Kepala perekaman dan pemutaran ditempatkan sedemikian rupa sehingga satu sisi menggunakan trek pertama dan ketiga, sementara sisi dua menggunakan jalur kedua dan keempat (lihat gambar bawah). Dengan cara ini, ketika rekaman itu diserahkan ke sisi lain, dua berlawanan trek yang digunakan untuk merekam dan playback.

    Magnetic Recording Kepala

    Proses rekaman relatif sederhana. Suara atau musik dimasukkan ke mikrofon, yang kemudian diubah menjadi listrik dan diperkuat sebagai dengan perekaman disc. Sinyal tersebut kemudian dimasukkan ke dalam elektromagnet yang disebut kepala rekaman. Memvariasikan arus listrik menghasilkan berbagai tingkat dan pola magnetisme dalam rekaman itu. Playback adalah persis sebaliknya. Pita's magnet, karena melewati kepala pemutaran, menyebabkan arus listrik di elektromagnet tersebut. Sinyal ini kemudian diperkuat dan direproduksi melalui speaker. Lihat ilustrasi di bawah ini untuk penjelasan proses.

    Magnetic Recording / Playback Proses

    Adalah penting untuk menyadari bahwa menempatkan sebuah magnet dekat dengan tape akan menyebabkan penghapusan.
    Dasar-dasar dari Quadraphonic dan Teknologi Surround


    Teknologi Quadraphonic melibatkan menggunakan stereo empat-track (bukan tradisional melacak dua-). Teknologi ini menempatkan dua sumber suara di depan dan dua di belakang pendengar, menciptakan "surround" efek. Setiap lagu benar-benar independen dari yang lain, yang berarti bahwa suara normal "memantul kembali" dua saluran diganti dengan dua saluran baru. Quadraphonic teknologi tidak harus bingung dengan teknologi surround sound, yang pada dasarnya dua-track recording stereo rechanneled elektronik ke trek lagi.

    Pada dasarnya ada dua metode yang digunakan dalam pencatatan sumber suara quadraphonic. Metode pertama tempat dua mikrofon di bagian belakang sebuah aula atau studio rekaman selama sesi, sehingga suara dengung utama diangkat .. Ketika pemutaran terjadi, sebuah "hidup" akal dirasakan oleh pendengar. Metode kedua menggunakan sumber suara yang sama dalam segala arah, sehingga pemisahan dua kali lebih banyak yang bisa diperoleh.

    Merekam dalam suara quadraphonic relatif sederhana pada pita magnetik. Beberapa track telah lama bersama, jadi transferensi untuk suara empat jalur mudah dicapai dengan peralatan yang sesuai. Disc rekaman jauh lebih kompleks. Sistem matriks pentahapan melibatkan empat saluran ke cakram stereo dua channel. Decoder dalam peralatan mendeteksi empat saluran yang terpisah dan mengirim sinyal ke speaker yang tepat. Sistem diskrit melibatkan sinyal supersonik dipotong menjadi alur bersama dengan setiap saluran. Sebuah stylus khusus membaca sinyal ini, dan decoder menggabungkan sinyal dengan sinyal standar untuk menciptakan empat saluran.

    Karena teknologi decoding quadraphonic memerlukan peralatan canggih dan mahal, belum sukses komersial yang besar. teknologi Surround telah jauh lebih berhasil untuk pasar komersial.

    Teknologi Surround berbeda dari teknologi quadraphonic dalam hal itu tidak tergantung pada teknologi yang digunakan untuk master rekaman. Peralatan yang mengambil sinyal dari setiap saluran dan remix mereka melalui equaliser. Sinyal baru kemudian dikirim ke berbagai pembicara lain untuk menghasilkan efek surround saat speaker disusun di semua sisi pendengar. teknologi Surround dapat menambahkan echo, atau mungkin menyorot aspek-aspek tertentu dari rekaman, seperti nada, atau bass.
    Timeline Teknologi Merekam stereoponis
    http://mh2ashilman.blogspot.com/2010_10_01_archive.html